Senin, 07 November 2011

Nasi Brongkos Handayani

Saya sangat mencintai Jogja, terutama kulinernya yang sangat beragam. Kalo orang datang ke Jogja yang populer adalah gudeg, bakpia dan lain lainnya. Padahal kalo disebutin satu per satu kuliner khas kota ini adalah capek saya ngetiknya huahuahua. Yak, kali ini saya akan sedikit berbagi tentang kuliner Jogja yang tidak sepopuler gudeg tapi rasanya menurut saya juara sedepnya dan Jogja banget! Adalah tak lain dan tak bukan makanan bernama Brongkos. Sebetulnya ada beberapa warung di Jogja yang menjual nasi Brongkos tapi yang cukup populer adalah Nasi Brongkos Warung Ijo Bu Padmo yang berada di bawah Jembatan Krasak, Pasar Tempel, Nasi Brongkos Handayani di dekat Alun-Alun Selatan Yogyakarta. Nah kali ini yang akan saya post disini adalah Nasi Brongkos Handayani.

Lokasinya cukup mudah di jangkau dari kota, yaitu di sebelah selatannya Alun-Alun Selatan. Hayoh loh bingung ga? Udah selatan masih selatannya. Biar lebih gampangnya ya sebelah utaranya Plengkung Gading yang dimana Plengkung Gading ini juga sebelah Selatannya Alun-Alun Jogja #TambahNjlimet
Sebetulnya di Warung Handayani ini tidak hanya menjual nasi brongkos, dulunya menu andalan mereka adalah nasi pecel dan es campurnya, tapi karena mungkin makin sedikit orang yang menjual nasi brongkos jadilah menu yang satu ini menjadi favorit disini. Konon katanya proses membuatnya yang sulit dan waktu untuk memasak brongkos ini lama karena itu menu ini jarang ditemui. Brongkos ini merupakan makanan yang isinya ada kacang tolo, tahu dengan perpaduan santan kental dengan kaldu daging segar. Ngomong-ngomong bumbu untuk brongkos ini sendiri ternyata banyak yang digunakan lho, ada sekitar 15 bumbu antara lain kluwak (ini yang memberikan kesan warna hitam/kecoklatan pada brongkos), bawang merah, bawang putih, tumbar, kemiri, cabe, daun salam, lengkuas, sereh, daun jeruk dan lain lain.

Ciri khas dari brongkos yang dijual disini adalah tidak memakan kulit melinjo, ketika saya tanya sama mas-mas disana mereka bilang karena banyak pembeli yang takut terkena asam urat. Selain itu brongkos disini memang tidak memakai daging, kalau anda ingin memakai daging maka pesanlah menu brongkos koyor yang memang isinya daging semua. Setiap harinya warung ini buka mulai pukul 07:00-16:00. Selain brongkos dan pecel tadi menu lainnya ada nasi soto dan nasi rames, yang tak kalah istimewanya menurut saya es campurnya.

Nasi Brongkos dengan lauk telur yang sudah dibacem, ditemani dengan kerupuk udang. 
Nasi Brongkos Koyor yang menggunakan daging
Es Campur ini enak, pake santan dengan campuran sirup, gula, kelapa muda dan tape. Seger pokoknya.

4 comments:

Anonim mengatakan...

Bagaimana dengan brongkos lik min....?
cukup legendaris terutama di kalangan penggiat seni... ada teh poci, konsepangkringan
lokasi belakang SMM/SMKI/SMSR (sekarang SMK 1,2,3 Bantul)

copett

hennpuspita mengatakan...

@the_copett : saya boleh tau lokasi persisnya? ini di Bantul ya? saya taunya SMSR dekat jalan bugisan itu, iya bukan ya?

Eki_Oink mengatakan...

SUPERRBBB!!!!! ini pol2an enaknya...!!! Recommended!

hennpuspita mengatakan...

@Eki_Oink: setuju, salah satu brongkos legendaris yang rasanya selalu ngangenin :D

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar :)