Senin, 11 Januari 2016

Mewujudkan Mimpi Mengunjungi Old Trafford Stadium


Take me home, United road,
To the place that I belong,
To Old Trafford, to see United,
Take me home, United road..  


Old Trafford at Night

Akhirnya saya selangkah lagi menuju Old Trafford. Mimpi sejak kecil untuk menonton tim sepakbola kesayangan saya akan segera terwujud. Seperti yang sudah saya ceritakan pada postingan sebelumnya saya akan mengunjungi UK pada awal tahun 2016 ini, saya sengaja cari tanggal saat ada pertandingan liga inggris di home Manchester United, Old Trafford agar bisa menyaksikan secara langsung idola saya disana. Rencana awalnya saya akan menonton MU bertanding di OT sebanyak 2 kali namun karena satu dan lain hal jadi 1 kali saja.

Untuk mewujudkan impian saya yang satu ini tidaklah mudah. Sudah punya tiket penerbangan dari Indonesia ke UK, tiket kereta lokal menuju kota Manchester, hotel yang sengaja saya booking berdekatan dengan Old Trafford dan tentu saja Visa UK belum cukup untuk masuk menonton pertandingan secara langsung.

Yang pertama kali saya lakukan adalah mencari informasi sebanyak-banyaknya bagaimana cara mendapatkan tiket pertandingan MU di OT. Saya pikir akan mudah mendapatkannya, misal bisa beli online di beberapa situs jual beli ataupun beli langsung di web resminya MU. Anggapan saya salah pemirsaaaah, ternyata tidak mudah mendapatkan tiket pertandingan menonton MU di OT. 

Dari beberapa informasi yang saya dapatkan ada beberapa cara untuk mendapatkan tiket pertandingan MU, diantaranya:


  1. Membeli tiket secara online via website resmi Ticketing Service dari MU. Dari yang saya baca dari website tersebut, kita harus menjadi member agar bisa membeli match ticket. Harga membership packagenya sebesar 32 Poundsterling per orang. Jadi misalkan kita mau nonton sekeluarga 4 orang masing-masing harus punya membership card. Walaupun kamu seorang fans militan Chelsea yang hanya menemani istri nonton MU di OT kamu akan tetap harus mendaftar menjadi official member MU. Hahaha :)) 
  2. Membeli Matchday VIP Ticket via website yang sama dengan diatas (Silahkan kunjungi website untuk informasi lebih lanjut). Ini adalah pilihan jika tidak ingin mendaftar menjadi member. Jadi ini adalah semacam layanan full board dari manajemen MU, kita harus hadir dengan pakaian yang resmi dan rapi (tidak boleh memakai jersey MU) jika kita membeli paket ini dan datang dengan pakaian yang tidak sesuai dengan ketentuan mereka maka kita tidak diijinkan masuk. Padahal utuk membeli paket ini tidaklah murah, harga paling murah adalah untuk Paket Red Cafe Post Match sebesar 149 Pounds (sekitar 3 juta per orang). Fasilitas yang didapatkan sesuai dengan paket masing-masing. Saya naksir paket Europa Suite nya dengan harga 6 juta per orang kalo di rupiahkan, tapi sayang sekali semua tiket Matchday VIP untuk pertandingan yang akan saya tonton sudah habis terjual. Saya otomatis tidak bisa memilih opsi ini. 
  3. Membeli lewat 3rd party seller seperti viagogo.com  ticketbis.com dan beberapa situs jual beli tiket online lainnya. Opsi ini sangat tidak saya rekomendasikan untuk siapapun yang akan membeli tiket pertandingan sepakbola. Pihak MU sendiri telah mengeluarkan pernyataan dan peringatan resmi agar tidak membeli tiket pertandingan melalui seller-seller selain yang ditunjuk pihak MU. Online reseller resmi mereka hanya https://www.thomascooksport.com, selain itu tidak resmi dan MU tidak menanggung kerugian apapun jika terjadi hal yang tidak di inginkan. Paket yang dijual oleh ThomasCook adalah paket matchday VIP dan saat saya mencoba mengakses situs mereka sangat sulit jadi mengurungkan niat untuk membeli melalui 3rd party seller.  
  4. Membeli tiket  pertandingan yang sepaket dengan tour di travel agent. Beberapa kali saya pernah melihat paket tour yang menawarkan jala jalan ke UK sekaligus termasuk tiket menonton pertandingan sepakbola liga inggris. Namun karena saya tidak ingin travelling menggunakan travel agent, saya tidak memilih opsi ini. Bagi teman-teman yang tidak ingin repot silahkan bisa membeli paket tour nonton bola di beberapa travel agent di Jakarta yang menyediakan paket tour ini. Harganya bervariasi , biasanya  lebih dari 25 juta per orang untuk waktu sekitar 5 hari di UK
Setelah bersemedi dan cari info kanan kiri saya akhirnya pilih opsi pertama karena saya anggap paling aman. Akhirnya saya membeli 2 paket membership, prosesnya mudah hanya perlu mendaftarkan diri di website resmi Membership MU. Isi lengkap alamat pengiriman paket member anda dan bayar menggunakan credit card. Jika anda menginginkan paket member anda dikirim maka pada saat check out mereka akan memberikan charge untuk pengiriman sebesar 10 pounds. 

Pengalaman saya proses mendaftar sampai dengan pembayaran cukup mudah, namun setelah selesai melakukan pembayaran mereka hanya menginfokan jika paket membership akan dikirim dalam waktu 30 hari. Tidak di infokan kapan pastinya paket saya akan dikirim, padahal nantinya saya akan butuh membership card nya jika ingin masuk nonton pertandingan di OT. Sekitar 3 hari sesudahnya saya mendapat email jika membership pack saya sudah dikirim dan disuruh menunggu selama 14 hari. Sembari menunggu paketan saya datang dari Manchester saya lanjut proses membeli tiket pertandingan. Informasi seat plan dan harga tiket pertandingan di website mereka sangat lengkap dan informatif, cukup mudah di pahami. Berikut harga tiket pertandingan di OT:

Harga Tiket Menonton Pertandingan Sepakbola di Old Trafford Stadium
Yang saya herankan harga tiket paling mahal justru yang berada di upper tier atau tribun bagian atas. Paling murah justru bagian terdekat dengan lapangan di belakang gawang (termasuk bagian Stretford End). Saya pikir dengan menjadi member akan mudah membeli tiket dimana saja yang kita inginkan asalkan masuk dalam budget kita. Ternyata salah, sebagian kursi pertandingan yang saya inginkan sudah habis ludes terjual padahal saya membeli sebulan lebih sebelum pertandingan. Memang mungkin beberapa "hot seat" sudah dipesan bagi pemegang seasonal ticket holder, namun saya jujur sedikit kecewa karena tiket pertandingan yang tersisa adalah seat yang jauh jaraknya dengan pitch. Saat itu saya mendambakan kursi menonton di seberang Sir Alex Ferguson Stand bagian yang dekat dengan lapangan dan disamping dengan tempat duduk para pemain dan pelatih MU, jadi saya bisa melihat mereka dari jarak dekat satu per satu ketika mereka memasuki stadion. Tapi sialnya tiket di tempat yang saya dambakan sudah habis semua.

Sedikit menghibur diri hasil baca dari beberapa blog dan review orang banyak yang bilang jika semua seat di OT tidak ada yang "jelek", desain stadion dirancang agar dapat melihat keseluruhan lapangan dari sisi manapun. Yang saat itu saya bayangkan jika menonton di tribun atas OT adalah seperti di Stadion GBK, yang gak bakalan keliatan pemaennya saking kecilnya. Mending nonton di TV. tapi ternyata GBK dan OT adalah dua stadion yang sangat berbeda, duduk di tribun atas di OT masih bisa jelas melihat pertandingan di seluruh lapangan di bandingkan tribun atas di GBK karena memang jarak kursi penonton dengan lapangan sangat dekat. Mungkin ini jadi alasan mengapa justru harga termahal di OT adalah harga tiket di tribun atas.

Saya memilih tiket "seadanya", mencari sisa-sisa tiket yang masih ada yang paling dekat dengan lapangan. Prinsip saya yang penting dapet tiket resmi dan tidak kena tipu. Daripada saya beli tiket yang saya inginkan lewat calo atau pihak yang tidak resmi kemudian terjadi hal-hal yang tidak di inginkan maka saya akhirnya membeli 2 tiket lewat website resmi mereka. Bayar pake kartu kredit dan nanti akan mendapatkan email konfirmasi pemesanan tiket. Sistem ticketing mereka lumayan ketat menurut saya, jadi ticket yang saya beli nantinya akan dimasukkan kedalam kartu membership bukan dalam bentuk tiket fisik. Satu kartu member untuk satu tiket, jadi nanti saat di OT saya hanya perlu menyerahkan kartu member saya untuk memasuki stadion. Jika sudah tau sistemnya seperti ini saya jadi ragu untuk membeli lewat calo, takut tiketnya palsu dan menyebabkan saya tidak bisa masuk stadion.

Cerita miris dari salah satu fans klub sepakbola yang membeli tiket pertandingan secara online melalui situs jual beli tiket online. Ceritanya bisa dibaca disini.

Kesimpulannya adalah, walaupun sudah menjadi member tidak menjamin pada member untuk mendapatkan tiket pertandingan sesuai keinginan mereka, tergantung kesediaan tiket saat itu. Sekarang saya sedang duduk manis menunggu paketan dari Manchester yang tidak kunjung datang, sudah lebih dari 14 hari seperti yang mereka janjikan. Pihak ticketing service yang saya hubungi menjelaskan bahwa paket saya tertunda karena ada libur Natal dan Tahun Baru. Semoga saja paket membership pack saya sampai sebelum saya berangkat ke UK.


Minggu, 10 Januari 2016

Mengurus Visa United Kingdom (Part II)

Bagian ini akan menceritakan tahap selanjutnya yang harus dilakukan setelah semua dokumen terkumpul.

Postingan sebelumnya tentang Menyiapkan Persyaratan Visa

Langkah selanjutnya setelah semua berkas terkumpul adalah membuat akun di Visa4UK. Caranya cukup mudah, tinggal klik Register an Account --> Isi Personal Details --> Isi Address Details --> Buat Login Password dengan emailmu, maka selanjutnya akan ada email verifikasi masuk ke email yang kamu daftarkan.


Setelah membuat akun, masuk kembali dengan klik Log In menggunakan email dan password yang sudah saya daftarkan sebelumnya. Setelah Log In pilih menu Apply For My Self jika ingin membuat permohonan untuk diri sendiri, Apply for Someone Else jika ingin membuat aplikasi untuk orang lain. Satu username atau email bisa untuk mendaftarkan beberapa orang, jadi misalkan kita pergi sekeluarga dengan jumlah 4 orang maka kita melakukan Apply for My Self satu kali dan Apply for Someone Else 3 kali.



Online Visa Application - Mendaftarkan Untuk Diri Sendiri dan Applicant Details

Selanjutnya tinggal kita isi data-data yang dibutuhkan yang saya kira tidak sulit. Tampilannya seperti beberapa gambar di bawah ini:


Online Visa Application - Mendaftarkan Untuk Diri Sendiri dan Applicant Details

Setelah beres mengisi data pribadi yang akan muncul adalah jenis visa yang akan kita ajukan. Cukup mudah jika kita akan ke UK untuk travelling tinggal isi persis seperti gambar dibawah ini:


Online Visa Application - Memilih jenis visa yang akan diajukan
 Pertanyaan konfirmasi cukup kita jawab dengan No semua, next klik create application.


Online Visa Application - Konfirmasi Beberapa Pertanyaan

Nah, setelah membuat aplikasi maka kita akan mendapatkan sebuah nomor unik dengan kode GWFXXXXXXXXXX (x biasanya dalam bentuk angka) nah reference number ini yang akan kita gunakan saat datang ke kantor VFS untuk pengambilan data biometrik, mirip seperti nomor pendaftaran. Setelah muncul halaman seperti dibawah tinggal klik Go To Application. Selanjutnya akan ada banyak (sekali) data yang harus di lengkapi, jadi perlu meluangkan waktu 1-2 jam untuk membuat aplikasi visa ini.

Tidak punya banyak waktu? Tenang saja, aplikasi ini bisa menyimpan data anda untuk dilengkapi di kemudian hari.

Jangan lupa perhatikan Status Aplikasi Visa anda, jika tertulis Incomplete berarti data anda belum lengkap dan tidak bisa membuat janji pengambilan biometrik.


Online Visa Application - Tampilan Home Akun Anda
Online Visa Application - Detail Data Paspor Anda

Setelah memasukan semua detail data sesuai yang tertera di paspor anda, selanjutnya mengisi data diri seperti dibawah,


Online Visa Application - Detail Data Diri dan Riwayat Perjalanan


Step selanjutnya adalah tentang informasi paspor dan riwayat perjalanan anda. Tuliskan dengan detail negara yang pernah anda kunjungi selain UK dalam 10 tahun terakhir, sesuaikan dengan cap yang ada di paspor anda. Pertanyaan terakhir pada tahap ini adalah mengenai bahasa yang kita inginkan saat wawancara, disini maksudnya wawancara melalui telepon oleh pihak UK Visa secara langsung jika memang ada pertanyaan yang ingin mereka ajukan ke aplikan. Jadi ini tidak rutin dilakukan, namun apabila pihak UK Visa merasa perlu ada beberapa data yang harus di konfirmasikan maka mereka akan menghubungi kita lewat telepon, namun saat saya mengajukan visa kemarin tidak pernah di telepon langsung oleh pihak UK Visa. Untuk wawancara yang dilakukan saat submit document dan pengambilan data biometrik akan dilakukan dengan bahasa Indonesia.


Online Visa Application - Detail Data Diri dan Riwayat Perjalanan


Online Visa Application - Detail Data Diri dan Riwayat Perjalanan


Online Visa Application - Detail Data Diri dan Riwayat Perjalanan
Section data diri dan riwayat perjalanan selesai. Lanjut pada section Family Details.

Bagian ini di isi alamat tempat tinggal spouse/patner anda yaa...





Nah selesai membahas soal keluarga dan orang terdekat selanjutnya masuk ke bagian Employement, karena status saya merupakan pengangguran bersertifikat kompetensi dokter maka saya isi saja status saya dengan student supaya tidak repot.




Yang paling membingungkan buat saya adalah bagian Income dan Expenditure, pertanyaan mereka sangat detail dan kita harus hati-hati dan penuh perhitungan untuk mengisi kolom-kolom pada bagian ini. Tips dari saya siapkan coret-coretan dan kalkulator jangan sampai yang kita isikan disini besar pasak daripada tiang. Oh ya semua data harus di konversikan ke GPB bukan dalam rupiah.

Selain pemasukan dicantumkan juga detail pengeluaran selama liburan kita nanti, ribet deh pokoknya bagian ini kudu pinter itung-itungan :))

Dibawah ini adalah contoh "nggambleh" saya dalam mengisi form.






Setelah selesai mengisi bagian yang paling "perhitungan" selanjutnya akan masuk Family and Friends in UK, Medical Treatment dan Additional Information. Untuk bagian ini saya tidak sediakan contoh gambarnya karena memang cukup mudah. Perlu perhatian pada bagian additional information, disini intinya tuliskan hal-hal yang dapat meyakinkan pihak Visa UK bahwa kita tidak akan mencari kerja atau jadi gelandangan disana. Yakinkan mereka kalau kita akan kembali ke Indonesia setelah liburan usai.

Nah, selesai sudah pengisian data aplikasi Visa yang panjangnya kalau di print out adalah kira-kira 13 halaman (Visa Schengen hanya 3 lembar saya FYI). 

Sudah Selesai? Sudah boleh lega? 

Yaaa.. Lumayan..

Eits, belum selesai, selanjutnya kita harus Sign Declaration. Setelah Sign Declaration dilakukan kita sudah tidak diperkenankan untuk mengubah data lagi. Jadi kalau masih belum yakin dan ada yang mau di ubah, jangan sign declaration dulu. Klik bagian Save.

Lanjut ke bagian Appointment Location. Kali ini kita baru bisa memilih waktu dan tempat untuk submit documents dan biometric data. Janjian gitu deh, tapi tenang bukan janji palsu kok!











Ternyata janjian ama mereka itu tidak gratis, setelah membuat janji bertemu lanjut ke bagian pembayaran Visa. Inget ya, visa UK ini beda sama Visa Schengen untuk urusan pembayaran. Mereka hanya melayani online payment saja, tidak melayani bayar di tempat. Pembayaran menggunakan kartu kredit Visa atau MasterCard sebesar 136 USD.Setelah bayar masih belum selesai juga :(

Ya, selanjutnya kita harus mencetak semua data yang sudah kita isi secara online tadi, jangan lupa ditata rapi bersama dengan dokumen yang sudah disiapkan sebelumnya untuk dikumpulkan saat pengambilan data biometric. Langkah terakhir adalah datang ke kantor VFS di Kuningan City sesuai dengan waktu yang telah kita tentukan. Lapor ke satpam disana dan siapkan nomor GWF kita. Aplikan baru di ijinkan masuk 10 menit sebelum waktu appointment, alat elektronik harus dimatikan, pun juga jika membawa tas yang berisi laptop harus dititipkan di locker (yang tidak gratis). Di dalam kantor VFS lantai 2 ini tidak hanya mengurus visa UK, namun beberapa negara lainnya seperti Dubai dan Australia seingat saya juga ada di lantai 2. Tidak usah khawatir salah tempat mengantri, petugas disana akan membantu anda untuk menuju loket yang harus anda tuju.

Setelah proses biometric enrollment selesai kita tinggal menunggu kabar dari VFS kalau visa kita sudah jadi. Saya mendaftar informasi via SMS sebesar 25.000. Jika mendaftar fasilitas ini maka kita akan bisa memantau proses visa melalui SMS. Saat itu saya 3x mendapatkan SMS, pertama saat dokumen saya dikirim ke Manila, kedua saat dokumen sudah selesai di proses oleh pihak di Manila terakhir saat paspor saya sudah bisa diambil.

Berapa lama prosesnya?

Standard Waktu Pemrosesan Visa UK

Gambar diatas saya ambil dari situs ini

Jika syarat yang dikumpulkan sudah lengkap dan tidak ada masalah maka visa anda akan diproses lebih cepat. Saya salah satunya, proses sampai saya dikabari oleh VFS bahwa paspor sudah diambil total hanya 2 minggu saja. Jadi jangan meremehkan persayaratan-persyaratan tadi, makin lengkap persyaratan anda akan lebih cepat prosesnya.

Oh Iya untuk pengambilan paspor harus membawa bukti tanda terima yang diberikan saat mengumpulkan dokumen di kantor VFS dan harus pemegang paspor sendiri yang mengambil. Bisa diwakilkan dengan surat kuasa, KTP pemberi kuasa dan tanda tangan diatas materai.

Tips Mengurus Visa UK:

  1. Luangkan waktu sekitar 1-2 minggu untuk mencicil dokumen yang dibutuhkan untuk membuat Visa karena beberapa dokumen memang butuh waktu untuk mengurusnya seperti bank reference dan translate dokumen. Sediakan dokumen selengkap mungkin agar proses visa kita semakin mudah.
  2. Semua dokumen sebaiknya berbahasa Inggris. Walaupun banyak juga yang tidak melampirkan translate dalam bahasa Inggris dan tetap di approve visanya. Namun menurut saya jika data yang kita sediakan lengkap dan sesuai apa yang mereka minta maka peluang untuk mendapatkan visa lebih besar. Terbukti saya mendapatkan Visa saya lebih cepat dari waktu yang dijanjikan. Biasanya Visa diproses dalam waktu 15 hari kerja, saya cukup 9 hari saja.
  3. Luangkan waktu khusus untuk mengisi aplikasi online. Untuk menghindari kesalahan data yang kita input sebaiknya saat mengisi aplikasi online sudah menyiapkan dokumen yang dibutuhkan seperti paspor dan dokumen lainnya agar tidak salah input data. Karena setelah proses Sign Declaration selesai maka anda tidak diperkenankan untuk merubah data. Hal ini terjadi pada saya, salah input data dan panjang urusannya. Saya harus cancel appointment, request refund dan membuat aplikasi baru. Proses refund pun memakan waktu sekitar satu bulan.
  4. Sertakan dokumen tambahan. Untuk yang satu ini saya tambahkan itinerary dan asuransi perjalanan.
  5. Siapkan semua dokumen sebelum datang untuk menyerahkan ke kantor VFS. Fotokopi atau scan semua dokumen untuk jaga-jaga, termasuk paspor. Di bagian depan kantor VFS juga menyediakan fotokopi namun biayanya 1500 rupiah per lembar bisa ngeprint juga dengan biaya 5000 per lembar (hanya bisa hitam putih)
  6. Datang satu jam sebelum jam janjian. Hal ini untuk antisipasi jika dokumen masih ada yang kurang bisa dilengkapi.
Itu dia beberapa tips dari saya, mungkin bagi teman-teman yang ingin menambahkan bisa lhooo.. Silahkan tinggalkan komen dibawah..















































A Sweet Comeback: Mengurus Visa United Kingdom / Inggris - Part I

Hello I’m back after a very looooooooooong hibernate :)

Back for blogging isn’t easy and I’m struggling so hard to come back 

*sambil nyapuin debu yang udah 5cm tebelnya*

Kali ini saya kembali tidak untuk menulis tentang perjalanan kuliner saya. Kembali mencoba hal yang baru yaitu menulis pengalaman travelling saya yang dimulai dengan pengurusan visa. Ide buat kembali menulis sebenarnya karena janji saya kepada diri sendiri kalo bakalan share pengalaman saya mengurus visa  from A to Z kalau waktu itu visa saya di approve. Bukan apa-apa, saya tahu betapa orang menganggap bahwa mengurus visa itu adalah hal yang paling membuat malas ketika seseorang ingin berlibur apalagi kita adalah pemegang paspor hijau yang memang harus punya visa kalau mau liburan ke beberapa destinasi favorit dunia.

Oke singkat cerita 3-6 bulan yang lalu saya bersama calon suami merencanakan untuk pergi honeymoon ke Inggris. YES YUUU-KEEE! *Semangat*

Ngapain ke Inggris?

Well, bagi yang sudah kenal lama dengan saya pasti tau kalau saya adalah fans berat klub sepakbola dari tanah Inggris, Manchester United. Kesana tentu saja tak lain dan tak bukan buat “umroh” nonton langsung klub kesayangan main di Old Trafford.

Hal yang saya fikirkan pertama kali adalah cari tiket kesana. Hasil mantengin SkyScanner setiap hari dalam 7 hari 7 malam akhirnya memutuskan untuk membeli tiket dari Kuala Lumpur – London menggunakan maskapai Etihad. Alasan mengapa memilih penerbangan ini karena saya ingin mencoba naik maskapai timur tengah, pilihannya saat itu Emirates atau Etihad. Bukannya tidak bangga dengan maskapai kebanggan kita, Garuda Indonesia yang juga punya direct flight Jakarta – London namun ketika saya tawarkan kepada calon suami dia dengan semangatnya menjawab “Emirates atau Etihad aja”. Sebenarnya saya sudah tau jawabanya, lha wong dia pernah cerita punya khayalan babu jadi pilot Emirates.

Waktu saya bolak balik cek SkyScanner memang maskapai yang saat itu sedang promo adalah Etihad, tapi semua keberangkatan dari Kuala Lumpur. Karena memang saya salah satu tipe wanita dengan mental diskonan yaudah sikat aja tiketnya, toh sekarang banyak maskapai yang menyediakan penerbangan Jakarta – Kuala Lumpur mulai penerbangan yang full service ataupun low cost carrier. Karena saat itu saya memang berencana untuk keliling UK dan Europe jadi beli tiket berangkatnya dulu, sambil nyusun itinerary sambil mikir mau pulang lewat mana. Sayang kan kalau misal ambil tiket PP tapi tujuan kita keliling beberapa negara, nanti untuk penerbangan pulang kita harus balik lagi ke negara itu.

Menyiapkan Persyaratan Visa.

All you have to do is googling. Ya, saya memulainya dengan kata kunci “syarat membuat visa inggris” maka akan banyak sekali informasi disana. Namun untuk lebih validnya langsung saja mengunjungiweb resmi UK Visas & Immigration, saya mempelajari tahapan demi tahapan yang harus dilalui untuk mendapatkan visa Inggris. Hampir semua informasi sudah dijelaskan disana. Beberapa orang mungkin akan mengurungkan niat untuk membuat visa sendiri dan menyerahkan pengurusan visanya ke travel agent setelah membaca beberapa info tentang visa UK. Bagi saya justru ini sebuah tantangan, “ah sesusah apa sih ngurus visa sendiri.. cobain lah siapa tau nanti kalo di approve bisa saya share di blog yang udah angker karena ga punya bahan buat nulis”

Tidak sedikit yang menganggap kalau mengurus visa ke UK sangat sulit bahkan lebih sulit dari negara lain. Menurut saya tidak sesulit yang dibayangkan kok asal kita menyiapkan semuanya jauh-jauh hari jadi bisa dicicil sedikit demi sedikit. Selain banyak dokumen yang harus disiapkan para aplikan juga harus meluangkan waktu untuk mengisi beberapa pertanyaan ketika membuat aplikasi secara online.

Langkah yang paling awal dan yang sedikit menyita waktu adalah menyiapkan dokumen (yang tidak sedikit), diantaranya:

Paspor dengan masa berlaku minimal 8 bulan terakhir

Syarat utama untuk kalian jalan-jalan keluar negeri dan saya kira ini syarat yang paling mudah karena hampir semua orang punya. Kalau kalian punya paspor lama, lampirkan juga. Oh ya, sedikit cerita karena paspor saya expired Desember 2015 maka mau tidak mau saya harus memperpanjang paspor saya untuk membuat visa. Nah, saat apply pastikan kalian meminta paspor lama kalian, biasanya disuruh petugas untuk isi formulir dan kalau tidak salah ingat di formnya hanya menulis beberapa data dan alasan mengapa harus meminta paspor lama. Kalau kita tidak memberitahu petugas perlu paspor lama maka paspor yang sudah tidak terpakai akan diambil oleh mereka. Kalau paspor lama hilang atau terlanjur diambil kembali oleh imigrasi saat perpanjang paspor tidak usah khawatir masih tetap bisa mengajukan visa kok, hal ini menurut saya untuk melihat “rekam jejak” travelling kita. Bukti bahwa kita sudah pernah berpergian sebelumnya. Bisa jadi sebagai salah satu pertimbangan diterima atau tidaknya aplikasi visa kita, namun jangan khawatir bagi yang paspornya masih kosong melompong asalkan syarat-syarat lain dipenuhi kalian masih bisa mendapatkan visa UK.

Paspor saya baru dan masih kosong melompong namun saya melampirkan paspor lama yang sudah lumayan banyak cap hasil travelling selama 5 tahun terakhir. Sedangkan calon suami saya masih memegang paspor pertamanya, expired Juli 2016 which is less than 8 months dari yang di sebutkan diatas. Hitungannya hanya sisa 6 bulan dari masa expired sejak tanggal keberangkatan. Saya pede aja tidak usah buat paspor baru toh secara umum emang syaratnya asal masih berlaku dalam 6 bulan. Kalau sudah kurang dari 6 bulan saya sarankan untuk perpanjang paspornya, jangan lupa minta paspor lamanya.

Surat Sponsor dari tempat kerja/tempat usaha dalam bahasa Inggris


Bagi yang sudah berkerja sertakan surat keterangan dari tempat kerja dalam bahasa inggris. Biasanya perusahaan sudah punya formatnya, tinggal minta ke bagian terkait. Dalam surat keterangan disebutkan nama, jabatan, mulai bekerja kapan, gaji, mengambil cuti berapa lama untuk liburan. Yang penting adalah pernyataan bahwa kita akan kembali ke Indonesia untuk bekerja setelah liburan selesai. Oh ya walaupun namanya surat sponsor tapi perusahaan tidak harus menjadi sponsor liburan kamu loh. Maksud saya biasanya dalam surat tersebut dinyatakan juga bahwa liburan ini menggunakan biaya sendiri atau kalau memang di sponsori oleh perusahaan ya mereka memberi pernyataan kalau liburan kamu full covered by them.

Bingung formatnya seperti apa? Bisa dilihat disini.

Bagi yang sudah bekerja seperti calon suami saya mungkin syarat ini mungkin didapatkan. Kalau saya? Statusnya tidak jelas, student bukan karena sudah wisuda dan belum bekerja. Karena kebetulan sesaat sebelum wisuda yang kedua saya sudah merencanakan perjalanan ini, maka saya buru-buru mengurus pembuatan surat keterangan mahasiswa. Nah untuk yang satu ini sebaiknya juga dalam bahasa inggris yaa..  Isinya standar surat keterangan mahasiswa, hanya diberi tambahan keterangan “surat ini dibuat untuk membuat Visa UK”. Karena saat itu surat keterangan saya masih dalam format bahasa Indonesia maka saya harus mentranslate kedalam bahasa Inggris sesuai ketentuan UK Visa & Immigration. Tapi ingat ya, bukan kita sendiri yang mentranslate dokumen tersebut, untuk menerjemahkan dokumen persyaratan Visa UK kita harus menggunakan jasa Sworn Translator. Biayanya dihitung per lembar Rp. 100.000,00 dan prosesnya memakan waktu 3 hari. Saat itu saya menggunakan jasa Worldnet Translation Service (Email: worldnet.andrew@gmail.com), kantornya ada di Jakarta tetapi tidak harus datang ke kantornya. Dokumen bisa dikirim via email dan 3 hari sesudahnya bisa dikirim via kurir atau JNE ataupun diambil di kantor mereka. Mudah bukan?

Untuk jasa Sworn Translator yang direkomendasikan oleh UK Gov bisa dilihat disini

Sudah cukup surat keterangan mahasiswa saja? Belum.

Karena saya belum bekerja otomatis saya belum bisa mensponsori diri saya sendiri, jadi saya butuh surat sponsor. Untuk mudahnya pakai orang tua jadi sponsor kita. Surat kita buat sendiri dengan format nama sponsor (orang tua), alamat sponsor, no telpon sponsor, nomor paspor sponsor, nama kita, hubungan kita dengan sponsor dan pernyataan bahwa kita akan kembali melanjutkan studi setelah selesai liburan dengan biaya secara penuh di sponsori oleh mereka. Jangan lupa tanda tangan orang tua diatas materai. Contoh surat sponsor orang tua bisa dilihat disini

Bagaimana jika pihak sponsor bukan orang tua?

Siapa saja bisa menjadi sponsor kita, asal jelas hubungannya dengan kita, bukan PHP-an, TTM atau HTS-an kita. Kalau orang tua sudah jelas, tapi gimana kalau misalkan oom atau tante kita yang menjadi sponsor? Bisa saja, tinggal sertakan bukti tambahan yang menunjukkan hubungan kalian. Misalkan saja oom dari mama yang jadi sponsor maka lampirkan akte kelahiran mama dan oom yang bisa menunjukkan kalau berasal dari orang tua yang sama (kakek dan nenek). Jangan lupa, akte kelahiran juga harus di terjemahkan kedalam bahasa inggris oleh sworn translator. Kalau sponsor bukan dari kita sendiri maka wajib melampirkan bank reference dan copy rekening koran tabungan selama 3 bulan terakhir.

Sudah bekerja tetapi pergi liburan dibayarin sama sponsor, bisa gak tuh?

Bisa dong! Hanya saja syaratnya tetap harus melampirkan surat keterangan bekerja ditambah dengan surat sponsor dari pihak sponsor. Terserah siapa saja sponsornya, asal kembali ke prinsip tadi jelas hubungannya dengan kita.

Pas foto 3.5 x 4.5 cm background putih

Nah karena format pas fotonya bukan ukuran yang biasa (2x3 atau 3x4 misalnya) dan ada juga ketentuan berapa persen fokus ke muka dll maka saya harus membuat pas foto di tempat yang memang sudah punya format pas foto untuk foto visa. Di Jakarta banyak  tempat yang menyediakan jasa ini, salah banyaknya di sepanjang jalan Sabang JakPus. Disana banyak sekali studio foto yang menawarkan jasa pas foto khusus untuk visa. Tinggal bilang saja mau pas foto untuk syarat visa negara mana biasanya mereka sudah punya formatnya. Kalau saya foto di Adorama yang deket sama rumah calon suami, lokasinya di Adorama Plaza jl. Kemang Raya. Sebenernya Adorama punya banyak cabang dimana-mana terutama di mall-mall.

Fotonya gausah cakep-cakep karena nanti foto yang  dipake di cap visa kita berbeda dengan foto yang kita lampirkan sebagai syarat. Foto di cap visa menggunakan foto saat kita melakukan pengambilan data biometrik di kantor VFS.

Surat referensi bank dalam bahasa Inggris dan rekening koran 3 bulan terakhir

Untuk syarat yang ini harus datang ke bank tempat kita menyimpan uang. Jika punya tabungan di beberapa bank akan lebih baik memang jika membuat beberapa surat referensi bank. Saat itu saya mengurus lewat bank BNI, syaratnya kita harus membuat surat permohonan penerbitan bank reference dan rekening koran 3 bulan terakhir. Sayangnya surat ini harus kita ketik sendiri dan surat di tanda tangani oleh pemegang rekening tanpa materai. Prosesnya 3 hari kerja dengan biaya 150rb per bank reference. Kalau misal kalian pergi ke UK dan negara Eropa yang butuh visa yang berbeda jangan lupa minta 2 bank reference. Untuk bank lain mempunyai persyaratan dan biaya yang berbeda sesuai kebijakan masing-masing bank. 

Untuk rekening koran bagi yang sudah bekerja bisa digantikan dengan slip gaji dalam bahasa inggris. Copy rekening koran mungkin gunanya untuk melihat gaji kita per bulan. Yang banyak ditakutkan para aplikan adalah simpang siur syarat saldo minimal di tabungan untuk mengajukan Visa Inggris. Tidak ada patokan yang jelas berapa jumlah saldo minimal, namun untuk amannya adalah 50 juta per kepala. Jadi jika berencana pergi sekeluarga misal ber 4 maka tinggal dikalikan saja. Sekali lagi, jumlah tersebut bukan patokan baku. Banyak teman-teman yang saldonya dibawah itu tetapi dapet visa. Kalau menurut saya sebaiknya disesuaikan saja dengan itinerary yang dibuat, saldo ditabungan harus mencukupi untuk pengeluaran selama liburan jangan sampai membuat itinerary dengan jumlah pengeluaran dibawah saldo tabungan yaa..

Bagi yang saldo rekeningnya kurang dari itu bisa juga disiasati dengan cara yang sudah banyak dipakai para traveller. Yaitu dengan meminjam sejumlah dana kepada pihak lain agar saldo tabungan terlihat “gemuk” tapi ingat karena yang diberikan adalah rekening koran 3 bulan maka penggemukan rekening sebaiknya dilakukan jauh-jauh hari sebelum membuat visa, 3-4 bulan sebelumnya. Setelah copy rekening koran keluar kalian bisa mengembalikan uang pinjaman tersebut.

Calon suami saya tidak menyertakan rekening koran hanya copy slip gaji 6 bulan terakhir dan visanya tetap keluar.

Fotokopi KTP, KK, Akte Lahir dalam bahasa Inggris

Kalau syarat yang ini saya kira cukup mudah, hanya perlu sedikit mengubek-ubek dokumen dirumah. Tetapi jangan lupa harus diterjemahkan oleh sworn translator. Saat datang untuk mengumpulkan dokumen tidak perlu dilampirkan dokumen aslinya, jadi dokumen asli ditinggal saja dirumah bawa fotokopi dan translatenya saja. Bagi aplikan yang sudah menikah ada dokumen tambahan berupa akte nikah dalam bahasa Inggris.

Print Out Tiket Pulang Pergi

Syarat ini wajib dilampirkan, jika kasusnya kalian akan berlibur ke UK dan Europe dan tiket penerbangan pulang bukan dari negara UK maka jangan lupa lampirkan juga tiket kereta/pesawat/bus keluar dari UK (misal: London) ke negara Eropa yang dituju setelah berkunjung ke Inggris (misal: Paris). Ini sebagai bukti bahwa kita tidak akan tinggal menetap di UK dan sesuai dengan jumlah hari tinggal di UK yang sudah kita cantumkan saat mengisi form aplikasi visa. 

Print Out tanda Booking Hotel

Jika rencana untuk menginap dimana belum pasti namun sudah harus membuat visa kita harus tetap menyertakan bukti booking hotel sebagai jaminan kalau kita tidak menjadi gelandangan disana. Caranya bisa booking via Agoda dan Booking.com lalu pilih hotel yang menyediakan fasilitas free cancelation agar sewaktu-waktu bisa kita batalkan pemesanannya tanpa ditarik biaya sepeserpun.

Bukti booking hotel harus sesuai dengan lama tinggal kita disana, misal rencana di UK selama 7 malam maka harus menyertakan bookingan tiket selama 7 malam. Jika ada yang berencana bermalam didalam kereta malam saat menuju ke suatu kota tujuan kita, sebaiknya tetap melampirkan bukti booking hotel. 


Nah… itu kira-kira syarat yang perlu disiapkan untuk mengurus visa UK. Namun saya melampirakan dokumen tambahan berupa Itinerary selama disana. Contohnya seperti gambar dibawah ini:
Itinerary UK

Selain itinerary bisa juga melampirkan asuransi perjalanan. Berbeda dengan visa schengen yang mewajibkan asuransi perjalanan sebagai salah satu syarat mengajukan visa, pihak UK tidak mewajibkannya. Namun karena saya sudah membeli asuransi perjalanan maka cantumkan saja untuk dokumen tambahan. Saya memilih travel insurance dari AXA Mandiri karena saat itu mereka memberikan diskon sebesar 20% jika membeli asuransi secara online. Biaya yang saya keluarkan untuk membeli travel insurance ini hanya sebesar 500rb saja. Polis asuransi akan dikirimkan via email yang didaftarkan saat membeli secara online. 

Print Out Polis Asuransi Perjalanan Saya


Setelah semua syarat disiapkan maka langkah selanjutnya adalah membuat pengajuan aplikasi visa secara online. Disinilah yang berbeda jika kalian membuat visa melalui agen. Syarat dan dokumen yang disiapkan sama saja kita semua yang menyiapkan, tahap selanjutnya yang membedakan yaitu ketika mendaftar dan mengisi aplikasi secara online. Kalau pakai agen mereka yang akan mengisi formulir ini, tetapi nanti saat penyerahan dokumen dan pengambilan data biometrik kita aplikan tetap datang sendiri kesana tidak bisa diwakilkan oleh agen. Toh pakai agen juga tidak memastikan visa kita akan keluar, pendapat saya sih sebaiknya apply sendiri saja selain bisa menambah pengalaman juga hemat uang sedikitnya 500.000 (biasanya agen mematok selisih harga minimal sejumlah ini untuk pembuatan visa UK, bahkan lebih).

Postingan selanjutnya akan saya bahas tentang proses pengajuan visa.. So stay tune guys :)


Update: Mengurus Visa United Kingdom (Part II)