Hello
I’m back after a very looooooooooong hibernate :)
Back
for blogging isn’t easy and I’m struggling so hard to come back
*sambil nyapuin debu yang udah 5cm tebelnya*
Kali ini saya kembali tidak untuk menulis tentang perjalanan kuliner saya. Kembali mencoba hal yang baru yaitu menulis pengalaman travelling saya yang dimulai dengan pengurusan visa. Ide
buat kembali menulis sebenarnya karena janji saya kepada diri sendiri kalo
bakalan share pengalaman saya mengurus visa
from A to Z kalau waktu itu visa saya di approve. Bukan apa-apa, saya
tahu betapa orang menganggap bahwa mengurus visa itu adalah hal yang paling
membuat malas ketika seseorang ingin berlibur apalagi kita adalah pemegang
paspor hijau yang memang harus punya visa kalau mau liburan ke beberapa
destinasi favorit dunia.
Oke
singkat cerita 3-6 bulan yang lalu saya bersama calon suami merencanakan untuk
pergi honeymoon ke Inggris. YES YUUU-KEEE! *Semangat*
Ngapain
ke Inggris?
Well,
bagi yang sudah kenal lama dengan saya pasti tau kalau saya adalah fans berat
klub sepakbola dari tanah Inggris, Manchester United. Kesana tentu saja tak
lain dan tak bukan buat “umroh” nonton langsung klub kesayangan main di Old Trafford.
Hal
yang saya fikirkan pertama kali adalah cari tiket kesana. Hasil mantengin
SkyScanner setiap hari dalam 7 hari 7 malam akhirnya memutuskan untuk membeli
tiket dari Kuala Lumpur – London menggunakan maskapai Etihad. Alasan mengapa
memilih penerbangan ini karena saya ingin mencoba naik maskapai timur tengah,
pilihannya saat itu Emirates atau Etihad. Bukannya tidak bangga dengan maskapai
kebanggan kita, Garuda Indonesia yang juga punya direct flight Jakarta – London
namun ketika saya tawarkan kepada calon suami dia dengan semangatnya menjawab
“Emirates atau Etihad aja”. Sebenarnya saya sudah tau jawabanya, lha wong dia
pernah cerita punya khayalan babu jadi pilot Emirates.
Waktu
saya bolak balik cek SkyScanner memang maskapai yang saat itu sedang promo
adalah Etihad, tapi semua keberangkatan dari Kuala Lumpur. Karena memang saya
salah satu tipe wanita dengan mental diskonan yaudah sikat aja tiketnya, toh
sekarang banyak maskapai yang menyediakan penerbangan Jakarta – Kuala Lumpur
mulai penerbangan yang full service ataupun low cost carrier. Karena saat itu
saya memang berencana untuk keliling UK dan Europe jadi beli tiket berangkatnya
dulu, sambil nyusun itinerary sambil mikir mau pulang lewat mana. Sayang kan
kalau misal ambil tiket PP tapi tujuan kita keliling beberapa negara, nanti
untuk penerbangan pulang kita harus balik lagi ke negara itu.
Menyiapkan
Persyaratan Visa.
All
you have to do is googling. Ya, saya memulainya dengan kata kunci “syarat
membuat visa inggris” maka akan banyak sekali informasi disana. Namun untuk
lebih validnya langsung saja mengunjungiweb resmi UK Visas & Immigration, saya mempelajari tahapan demi tahapan yang harus dilalui untuk
mendapatkan visa Inggris. Hampir semua informasi sudah dijelaskan disana.
Beberapa orang mungkin akan mengurungkan niat untuk membuat visa sendiri dan
menyerahkan pengurusan visanya ke travel agent setelah membaca beberapa info
tentang visa UK. Bagi saya justru ini sebuah tantangan, “ah sesusah apa sih
ngurus visa sendiri.. cobain lah siapa tau nanti kalo di approve bisa saya
share di blog yang udah angker karena ga punya bahan buat nulis”
Tidak sedikit yang menganggap kalau mengurus visa ke UK sangat sulit bahkan lebih sulit dari negara lain. Menurut saya tidak sesulit yang dibayangkan kok asal kita menyiapkan semuanya jauh-jauh hari jadi bisa dicicil sedikit demi sedikit. Selain banyak dokumen yang harus disiapkan para aplikan juga harus meluangkan waktu untuk mengisi beberapa pertanyaan ketika membuat aplikasi secara online.
Langkah yang paling awal dan yang sedikit menyita waktu adalah
menyiapkan dokumen (yang tidak sedikit), diantaranya:
Paspor dengan masa berlaku minimal 8 bulan terakhir
Syarat
utama untuk kalian jalan-jalan keluar negeri dan saya kira ini syarat yang
paling mudah karena hampir semua orang punya. Kalau kalian punya paspor lama, lampirkan juga. Oh ya,
sedikit cerita karena paspor saya expired Desember 2015 maka mau tidak mau saya
harus memperpanjang paspor saya untuk membuat visa. Nah, saat apply pastikan kalian meminta
paspor lama kalian, biasanya disuruh petugas untuk isi formulir dan kalau tidak
salah ingat di formnya hanya menulis beberapa data dan alasan mengapa harus
meminta paspor lama. Kalau kita tidak memberitahu petugas perlu paspor lama maka paspor yang sudah tidak terpakai akan diambil oleh mereka. Kalau paspor lama hilang atau terlanjur diambil kembali
oleh imigrasi saat perpanjang paspor tidak usah khawatir masih tetap bisa mengajukan visa kok, hal ini menurut saya
untuk melihat “rekam jejak” travelling kita. Bukti bahwa kita sudah pernah
berpergian sebelumnya. Bisa jadi sebagai salah satu pertimbangan diterima atau
tidaknya aplikasi visa kita, namun jangan khawatir bagi yang paspornya masih
kosong melompong asalkan syarat-syarat lain dipenuhi kalian masih bisa
mendapatkan visa UK.
Paspor saya baru dan masih kosong melompong namun saya melampirkan paspor lama yang sudah lumayan
banyak cap hasil travelling selama 5 tahun terakhir. Sedangkan calon suami saya masih
memegang paspor pertamanya, expired Juli 2016 which is less than 8 months dari
yang di sebutkan diatas. Hitungannya hanya sisa 6 bulan dari masa expired sejak
tanggal keberangkatan. Saya pede aja tidak usah buat paspor baru toh secara
umum emang syaratnya asal masih berlaku dalam 6 bulan. Kalau sudah kurang dari
6 bulan saya sarankan untuk perpanjang paspornya, jangan lupa minta paspor
lamanya.
Surat Sponsor dari tempat kerja/tempat usaha dalam bahasa Inggris
Bagi
yang sudah berkerja sertakan surat keterangan dari tempat kerja dalam bahasa
inggris. Biasanya perusahaan sudah punya formatnya, tinggal minta ke bagian terkait. Dalam surat keterangan
disebutkan nama, jabatan, mulai bekerja kapan, gaji, mengambil cuti berapa lama
untuk liburan. Yang penting adalah pernyataan bahwa kita akan kembali ke
Indonesia untuk bekerja setelah liburan selesai. Oh ya walaupun namanya surat
sponsor tapi perusahaan tidak harus menjadi sponsor liburan kamu loh. Maksud
saya biasanya dalam surat tersebut dinyatakan juga bahwa liburan ini
menggunakan biaya sendiri atau kalau memang di sponsori oleh perusahaan ya
mereka memberi pernyataan kalau liburan kamu full covered by them.
Bingung
formatnya seperti apa? Bisa dilihat disini.
Bagi
yang sudah bekerja seperti calon suami saya mungkin syarat ini mungkin
didapatkan. Kalau saya? Statusnya tidak jelas, student bukan karena sudah
wisuda dan belum bekerja. Karena kebetulan sesaat sebelum wisuda
yang kedua saya sudah merencanakan perjalanan ini, maka saya buru-buru mengurus
pembuatan surat keterangan mahasiswa. Nah untuk yang satu ini sebaiknya juga
dalam bahasa inggris yaa.. Isinya
standar surat keterangan mahasiswa, hanya diberi tambahan keterangan “surat ini
dibuat untuk membuat Visa UK”. Karena saat itu surat keterangan saya masih
dalam format bahasa Indonesia maka saya harus mentranslate kedalam bahasa
Inggris sesuai ketentuan UK Visa & Immigration. Tapi ingat ya, bukan kita
sendiri yang mentranslate dokumen tersebut, untuk menerjemahkan dokumen
persyaratan Visa UK kita harus menggunakan jasa Sworn Translator. Biayanya
dihitung per lembar Rp. 100.000,00 dan prosesnya memakan waktu 3 hari. Saat itu
saya menggunakan jasa Worldnet Translation Service (Email: worldnet.andrew@gmail.com),
kantornya ada di Jakarta tetapi tidak harus datang ke kantornya. Dokumen bisa
dikirim via email dan 3 hari sesudahnya bisa dikirim via kurir atau JNE ataupun diambil di kantor mereka. Mudah
bukan?
Untuk jasa Sworn Translator yang direkomendasikan oleh UK Gov bisa dilihat disini
Sudah
cukup surat keterangan mahasiswa saja? Belum.
Karena
saya belum bekerja otomatis saya belum bisa mensponsori diri saya sendiri, jadi
saya butuh surat sponsor. Untuk mudahnya pakai orang tua jadi sponsor kita.
Surat kita buat sendiri dengan format nama sponsor (orang tua), alamat sponsor,
no telpon sponsor, nomor paspor sponsor, nama kita, hubungan kita dengan
sponsor dan pernyataan bahwa kita akan kembali melanjutkan studi setelah
selesai liburan dengan biaya secara penuh di sponsori oleh mereka. Jangan lupa
tanda tangan orang tua diatas materai. Contoh surat sponsor orang tua bisa dilihat disini
Bagaimana
jika pihak sponsor bukan orang tua?
Siapa
saja bisa menjadi sponsor kita, asal jelas hubungannya dengan kita, bukan
PHP-an, TTM atau HTS-an kita. Kalau orang tua sudah jelas, tapi gimana kalau
misalkan oom atau tante kita yang menjadi sponsor? Bisa saja, tinggal sertakan
bukti tambahan yang menunjukkan hubungan kalian. Misalkan saja oom dari mama
yang jadi sponsor maka lampirkan akte kelahiran mama dan oom yang bisa menunjukkan kalau berasal dari orang tua yang sama (kakek dan nenek). Jangan
lupa, akte kelahiran juga harus di terjemahkan kedalam bahasa inggris oleh
sworn translator. Kalau sponsor bukan dari kita sendiri maka wajib melampirkan
bank reference dan copy rekening koran tabungan selama 3 bulan terakhir.
Sudah
bekerja tetapi pergi liburan dibayarin sama sponsor, bisa gak tuh?
Bisa
dong! Hanya saja syaratnya tetap harus melampirkan surat keterangan bekerja
ditambah dengan surat sponsor dari pihak sponsor. Terserah siapa saja
sponsornya, asal kembali ke prinsip tadi jelas hubungannya dengan kita.
Pas foto 3.5 x 4.5 cm background putih
Nah
karena format pas fotonya bukan ukuran yang biasa (2x3 atau 3x4 misalnya) dan ada juga ketentuan berapa
persen fokus ke muka dll maka saya harus membuat pas foto di tempat yang memang
sudah punya format pas foto untuk foto visa. Di Jakarta banyak tempat yang menyediakan jasa ini, salah
banyaknya di sepanjang jalan Sabang JakPus. Disana banyak sekali studio foto yang
menawarkan jasa pas foto khusus untuk visa. Tinggal bilang saja mau pas foto
untuk syarat visa negara mana biasanya mereka sudah punya formatnya. Kalau saya
foto di Adorama yang deket sama rumah calon suami, lokasinya di Adorama Plaza
jl. Kemang Raya. Sebenernya Adorama punya banyak cabang dimana-mana terutama di
mall-mall.
Fotonya
gausah cakep-cakep karena nanti foto yang
dipake di cap visa kita berbeda dengan foto yang kita lampirkan sebagai
syarat. Foto di cap visa menggunakan foto saat kita melakukan pengambilan data
biometrik di kantor VFS.
Surat referensi bank dalam bahasa Inggris dan rekening koran 3 bulan terakhir
Untuk
syarat yang ini harus datang ke bank tempat kita menyimpan uang. Jika punya tabungan
di beberapa bank akan lebih baik memang jika membuat beberapa surat referensi
bank. Saat itu saya mengurus lewat bank BNI, syaratnya kita harus membuat surat
permohonan penerbitan bank reference dan rekening koran 3 bulan
terakhir. Sayangnya surat ini harus kita ketik sendiri dan surat di tanda
tangani oleh pemegang rekening tanpa materai. Prosesnya 3 hari kerja dengan
biaya 150rb per bank reference. Kalau misal kalian pergi ke UK dan negara Eropa
yang butuh visa yang berbeda jangan lupa minta 2 bank reference. Untuk bank
lain mempunyai persyaratan dan biaya yang berbeda sesuai kebijakan
masing-masing bank.
Untuk
rekening koran bagi yang sudah bekerja bisa digantikan dengan slip gaji dalam
bahasa inggris. Copy rekening koran mungkin gunanya untuk melihat gaji kita per
bulan. Yang banyak ditakutkan para aplikan adalah simpang siur syarat saldo minimal di
tabungan untuk mengajukan Visa Inggris. Tidak ada patokan yang jelas berapa
jumlah saldo minimal, namun untuk amannya adalah 50 juta per kepala. Jadi jika
berencana pergi sekeluarga misal ber 4 maka tinggal dikalikan saja. Sekali
lagi, jumlah tersebut bukan patokan baku. Banyak teman-teman yang saldonya
dibawah itu tetapi dapet visa. Kalau menurut saya sebaiknya disesuaikan saja
dengan itinerary yang dibuat, saldo ditabungan harus mencukupi untuk
pengeluaran selama liburan jangan sampai membuat itinerary dengan jumlah
pengeluaran dibawah saldo tabungan yaa..
Bagi
yang saldo rekeningnya kurang dari itu bisa juga disiasati dengan cara yang
sudah banyak dipakai para traveller. Yaitu dengan meminjam sejumlah dana kepada
pihak lain agar saldo tabungan terlihat “gemuk” tapi ingat karena yang
diberikan adalah rekening koran 3 bulan maka penggemukan rekening sebaiknya
dilakukan jauh-jauh hari sebelum membuat visa, 3-4 bulan sebelumnya. Setelah
copy rekening koran keluar kalian bisa mengembalikan uang pinjaman tersebut.
Calon suami saya tidak menyertakan rekening koran hanya copy slip gaji 6 bulan terakhir dan visanya tetap keluar.
Fotokopi KTP, KK, Akte Lahir dalam bahasa Inggris
Kalau
syarat yang ini saya kira cukup mudah, hanya perlu sedikit mengubek-ubek
dokumen dirumah. Tetapi jangan lupa harus diterjemahkan oleh sworn translator.
Saat datang untuk mengumpulkan dokumen tidak perlu dilampirkan dokumen aslinya,
jadi dokumen asli ditinggal saja dirumah bawa fotokopi dan translatenya saja.
Bagi aplikan yang sudah menikah ada dokumen tambahan berupa akte nikah dalam
bahasa Inggris.
Print Out Tiket Pulang Pergi
Syarat
ini wajib dilampirkan, jika kasusnya kalian akan berlibur ke UK dan Europe dan
tiket penerbangan pulang bukan dari negara UK maka jangan lupa lampirkan juga
tiket kereta/pesawat/bus keluar dari UK (misal: London) ke negara Eropa yang dituju
setelah berkunjung ke Inggris (misal: Paris). Ini sebagai bukti bahwa kita
tidak akan tinggal menetap di UK dan sesuai dengan jumlah hari tinggal di UK
yang sudah kita cantumkan saat mengisi form aplikasi visa.
Print Out tanda Booking Hotel
Jika
rencana untuk menginap dimana belum pasti namun sudah harus membuat visa kita
harus tetap menyertakan bukti booking hotel sebagai jaminan kalau kita tidak
menjadi gelandangan disana. Caranya bisa booking via Agoda dan Booking.com lalu
pilih hotel yang menyediakan fasilitas free cancelation agar sewaktu-waktu bisa
kita batalkan pemesanannya tanpa ditarik biaya sepeserpun.
Bukti
booking hotel harus sesuai dengan lama tinggal kita disana, misal rencana di UK
selama 7 malam maka harus menyertakan bookingan tiket selama 7 malam. Jika ada
yang berencana bermalam didalam kereta malam saat menuju ke suatu kota tujuan
kita, sebaiknya tetap melampirkan bukti booking hotel.
Nah…
itu kira-kira syarat yang perlu disiapkan untuk mengurus visa UK. Namun saya melampirakan dokumen tambahan berupa Itinerary selama disana. Contohnya seperti gambar dibawah ini:
![]() |
Itinerary UK |
Selain itinerary bisa juga melampirkan asuransi perjalanan. Berbeda dengan visa schengen yang mewajibkan asuransi perjalanan sebagai salah satu syarat mengajukan visa, pihak UK tidak mewajibkannya. Namun karena saya sudah membeli asuransi perjalanan maka cantumkan saja untuk dokumen tambahan. Saya memilih travel insurance dari AXA Mandiri karena saat itu mereka memberikan diskon sebesar 20% jika membeli asuransi secara online. Biaya yang saya keluarkan untuk membeli travel insurance ini hanya sebesar 500rb saja. Polis asuransi akan dikirimkan via email yang didaftarkan saat membeli secara online.
![]() |
Print Out Polis Asuransi Perjalanan Saya |
Setelah semua
syarat disiapkan maka langkah selanjutnya adalah membuat pengajuan aplikasi
visa secara online. Disinilah yang berbeda jika kalian membuat visa melalui
agen. Syarat dan dokumen yang disiapkan sama saja kita semua yang menyiapkan,
tahap selanjutnya yang membedakan yaitu ketika mendaftar dan mengisi aplikasi
secara online. Kalau pakai agen mereka yang akan mengisi formulir ini, tetapi
nanti saat penyerahan dokumen dan pengambilan data biometrik kita aplikan tetap
datang sendiri kesana tidak bisa diwakilkan oleh agen. Toh pakai agen juga
tidak memastikan visa kita akan keluar, pendapat saya sih sebaiknya apply sendiri
saja selain bisa menambah pengalaman juga hemat uang sedikitnya 500.000
(biasanya agen mematok selisih harga minimal sejumlah ini untuk pembuatan visa
UK, bahkan lebih).
Postingan
selanjutnya akan saya bahas tentang proses pengajuan visa.. So stay tune guys
:)
Update: Mengurus Visa United Kingdom (Part II)
Update: Mengurus Visa United Kingdom (Part II)
18 comments:
salah satu blog dg tgl posting terbaru utk topik pengurusan visa UK
thanks infonya mbak
@ Rianti : sama-sama.. senang bisa berbagi :)
Kak kalau inssuing authority diisnya apa yah ?? terimakasih
alo mba,
mau nanya krn ada beberapa blog yang bilang harus fotokopi setiap lembar passport yang akan kita lampirkan, kalau ga, bisa fotokopi di vfs cmn ngantri n dikenakan biaya 500/lembar. benar ga mba? soalnya mba ada sebut kalau melampirkan passport lama jangan lupa bilang untuk dikembalikan, apakah mba juga melampirkan fotokopi passport tersebut?
trims
apakah surat keterangan mahasiswa wajib dilampirkan?
hallo mbak kalau mengajukan fience visa apa juga harus boking tiket PP
bagus dan detil sekali penjelasannya. Anyway, saya mau share pgalaman saya mngurus visa UK saat saya tidak di Indonesia. Step-nya kurang lebih sama. Saya tulis di blog saya:
Membuat Visa UK saat tidak di Indonesia
info tambahan mengurus visa uk. Semoga membantu :)
http://dewinataliaparapat.blogspot.co.id/2016/06/mengurus-visa-inggris-uk.html
Salam Semuanyaa,
Saya adalah pengurus resmi Kantor Dirtjen Imigrasi dan Depnaker.
saya bisa bantu saudara-saudara dalam pengurusan dokumen Imigrasi dan Depnaker.
seperti misalnya :
.
-RPTKA
-IMTA
-TELEX VISA INDONESIA ( VITAS, VK )
-KITAS
-Dan lain lain
Dengan saya semua permohonan dokumen akan dapat di setujui oleh Instansi terkait, karena saya ada kenalan orang dalam di Dirtjen Imigrasi dan Depnaker.
Hubungi Saya di :
CV. SUN NUSANTARA CONSULTING
No. HP : 081298816641 / 083870887224 ( whatshap )
Email : Agungefendie4@gmail.com / depnakertranskuningan@gmail.com / cv.sunnusantaraconsulting@gmail.com
Regard's
CV. Sun Nusantara Consulting
utk hasil translate aslinya juga di lampirkan atau kita hanya photocopy nya saja cukup?
Makasih sharingnya. Kebetulan, saya juga ada rencana berkunjung ke luar negeri, meski tidak dalam waktu dekat ini.
makasih nih sangat membantu kak artikelnya :)
Copi saja..
Hi Mba! KTP, KK dan Akta lahir itu memang harus ditranslate ya? Karena beberapa informasi bilang tidak perlu ditranslate :s
kalau pake sponsor dari ortu,butuh ksh copy tabungan ortu kan?
Siang .. tencana bulan juli ke uk travel sendiri tapi kerjaan saya cuma baby sitter and kebetulan bos saya mau jadi sponsor,documents apa saja yg harus disiapkan. . Mohon pencerahan nya ..makasih
Saya telah berpikir bahwa semua perusahaan pinjaman online curang sampai saya bertemu dengan perusahaan pinjaman Suzan yang meminjamkan uang tanpa membayar lebih dulu.
Nama saya Amisha, saya ingin menggunakan media ini untuk memperingatkan orang-orang yang mencari pinjaman internet di Asia dan di seluruh dunia untuk berhati-hati, karena mereka menipu dan meminjamkan pinjaman palsu di internet.
Saya ingin membagikan kesaksian saya tentang bagaimana seorang teman membawa saya ke pemberi pinjaman asli, setelah itu saya scammed oleh beberapa kreditor di internet. Saya hampir kehilangan harapan sampai saya bertemu kreditur terpercaya ini bernama perusahaan Suzan investment. Perusahaan suzan meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 600 juta rupiah (Rp600.000.000) dalam waktu kurang dari 48 jam tanpa tekanan.
Saya sangat terkejut dan senang menerima pinjaman saya. Saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi mereka melalui email: (Suzaninvestment@gmail.com) Anda tidak akan kecewa mendapatkan pinjaman jika memenuhi persyaratan.
Anda juga bisa menghubungi saya: (Ammisha1213@gmail.com) jika Anda memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut
Halo mba,
Rencananya april ini saya akan ke UK, niatnya mengunjung teman di newcastle. Untuk rekening koran, kalau melampirkan slip gaji, artinya tidak harus melampirkan surat referensi dari bank lagi ya? Apa tetap harus dilampirkan saja walaupun tanpa rekening koran?
Makasih sebelumnya
Posting Komentar
Silahkan tinggalkan komentar :)